navibar

Selamat Datang Di Blog Sederhana Ini, Semoga Bermanfaat !!!

Rabu, 25 Mei 2011

Pengertian Dan Modal Dasar HACKER



Namun sebelumnya anda sudah bertanya didalam hati anda, Apakah anda seorang "Hacker"? Untuk sungguh-sungguh menjawab pertanyaan itu, kita dapat melakukan "introspeksi". Beberapa hal berikut bisa membantu Anda dan saya dalam menentukan apakah "semangat Hacker" sudah merasuk kedalam diri anda atau belum!

menurut saya sih...!!!!
modal dasarnya...!!!
1. Bahasa inggris (karena hampir semua manual pake bahasa populer ini)
2. Cari info googling yg lebih efektif (ext, filetype, intext, site,inurl, intitle dll)
3. Jaringan: IP subnetting-addressing, routing
Jadi hacker, lebih banyak berurusan ma command line daripada GUI. Jadi
pelajari aja perintah2 DOSnya windows n shellnya windows. terus di OS yg lain juga mayan asik juga .... apalagi kalo OSnya open source muantapppppp.....
4. terus ubek ubek otak atik juga bahasa pemrograman lain yg menurut agan penting (kita berdiskusi di kamar sebelah buat bahasa pemrograman mah banyak master master yang handal loh )

NB :" Sebaiknya jangan bangga dulu klo bisa bobol tapi ga bisa menanggulanginya karna seorang hacker menjunjung tinggi etika dan itu sangat "DIHARGAI" didalam dunia hacker ". tapi gag masalah sih kalo kita masih awam yg penting tujuannya ambil ilmunya aja::..

encamkan dalam lubuk hati yang terdalam "arti dasar hacker adalah orang yg memahami komputer sampai ke tulang sumsum kabelnya tuh komputer BUKAN orang yg pandai merusak komputer ".

nah solusinya belajar lebih aman pake software virtual aja : VMware , virtualBox(favoritQ tuh), qemu dll.

Mudah mudahan aja yg laen juga pada nambahin yoyoy...

Nah dari modal dasar di atas agan bisa simpulkan sendiri sudah sampe mana anda berada
Tapi masih ada yang lebih lebih penting bgt dari itu....

(dikutip dari sejarah sang legenda-legenda di dunia cyber)

::> BASIC TEKNIS
basic teknisnya sih dah dijelasin diatas walaupun cuma segitu yang ane tau Hacker bukan seseorang yang melihat sebaris kode di Internet lalu menerapkan begitu saja. Seorang Hacker melihat sebuah kode dan memanfaatkannya setelah menemukan cara kerjanya dan mengetahui apakah kode tersebut memang yang paling efektif dan efisien untuk mencapai tujuannya . Apapun yang jadi bidang pekerjaan anda, Anda bisa menjadi seorang "Hacker". kalo contohnya mah seorang murid tk yang melihat cara gurunya mengerjakan tatambahan (maklum orang sunda) matematika dengan menggunakan sempoa. kemudian dia akan menjadi seorang "Hacker" jika dari teknik itulah ia bisa mempelajarinya dan menemukan apa "esensinya" . ia bisa menemukan sesungguhnya apa yang diperlukan dalam menghitung suatu angka angka dengan sempoa.
::> HARD WORK
Seorang Hacker "Gak gampang nyerah". si bang Richard Stallman misalnya, bisa menghabiskan waktu tanpa tidur berjam-jam demi menciptakan Software yang "Sempurna". Seorang pembobol menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari celah pada sebuah sistem. si kang Mitnick dengan sabar dan teliti akan mencari celah yang bisa dimasuki, termasuk mengajari temannya untuk bertindak sebagai "petugas keamanan" demi mendapatkan nomor telpon temannya(yang ada di filmnya tuh ). Hacker sampai pada tahap yang boleh disebut "obsesif". "Seorang Hacker" adalah "workholic"yang "tidak mudah menyerah". Namun ia melakukan semua itu dengan "efisiensi". "Seorang Hacker" tidak akan mengulang-ulanh sesuatu jika ia merasa "tak perlu", ini termasuk memanfaatkan apa yang "sudah dicapai orang lain" untuk memenuhi tujuan diri sendiri.
::> [B]CREATIVITY[/B
Bukan seorang Hacker jika anda tidak memiliki kreativitas yang tinggi. Menemukan sebuah Celah keamanan, Merekayasa sebuah Piranti Lunak yang di kemudian hari ternyata digunakan banyak orang, ini adalah contoh dari perkerjaan-pekerjaan yang membutuhkan "KreativitaS tinggi". Kemauan untuk tidak berhenti pada suatu pemikiran, untuk tidak terjebak pada sebuah jalan, "berani" untuk berlaku "beda" demi mencapai sebuah tujuan.
"Kreativitas seorang hacker" tidak dibatasi oleh hak cipta. Karya orang lain bisa "diobrak-abrik" oleh seorang Hacker, dibongkar hingga ke tulang sumsumnya, dan kemudian diperbaiki agar lebih efisien, lebih cepat, dan "mampu melaksanakan tujuannya".
::> PERATURAN???? tapi PERATURANNYA yang mana????Aturan adalah "pagar yang melindungi". Namun kadang kala dan kedengkele apa uang ada di dalam pagar telah "melampaui" pagar itu sendiri? Dalam bertindak, "Seorang Hacker" tidak bertanya terlebih dahulu apakah ada aturannya. Bagi "Seorang Hacker". Aturan adalah hal yang dipikirkan belakangan.
Jika perlu, "Seorang Hacker" akan membuat "aturan sendiri". Seperti yang dilakukan Richard Stallman dengan "GPL-nya". Aturan yang bagi ahli hukum hak cipta ungkin sempat dianggap "gila" itu ternyata justru melahirkan inovasi dalam teknologi dan karya cipta yang melebihi apa yang bisa dibayangkan.
::> TANGGUNG JAWAB
"Semangat Hacker" yang dibawa dari istilah itu lahir adalah melakukan sesuatu yang "TIDAK MERUSAK". Kini makna itu mulai "Memudar", namun "tanggung jawab" tetap menjadi "esensi" dari Seorang Hacker. Hacker tidak bersembunyi di balik "topeng", jika "saatnya" tiba mengaku ia akan mengakui perbuatannya.
Seorang Adrian Lamo adalah contoh dari Hacker yang "bertanggungJawab" Ia menemukan kelemahan dalam sebuah sistem komputer tetapi mau membantu untuk menutup kelemahan itu. Meski aturan "dinomorbuncitkan", etika adalah hal yang sangat "dihargai" dalam dunia hacker.

Bentuk lain dari tanggung jawab seorang hacker adalah "kemauan untuk berbagi". Seorang Hacker tak menutup hasil kreasinya untuk dirinya sendiri. Ia bersedia membaginya ke semua orang.

Jadi Menjadi "Seorang Hakcer" tak selalu harus menjadi "buronan" seperti yang pernah dialami tiga sahabat Kevin Mitnick, Kevin Poulsen, dan Adrian Lamo. Menjadi seorang Hacker bisa dilakuan dengan memegang teguh "Prinsip" yang dimiliki dan selalu bersedia "menembus" batas dalam bidang yang digeluti. Apapun bidang anda, Jadilah seorang "Hacker" dan "tembuslah batas-batas yang ada". Tak ada yang bisa menghentikan "kreativitas", tak ada yang bisa "Mengekang" Pikiran. "BEBASKAN DIRI DAN HACK DUNIA INI!"

Kesalahan Kita semua hanyalah TAKUT pada KEGAGALAN.. haha

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar